Politician

Ichsan Yasin Limpo

Ichsan Yasin Limpo March 1, 2018

Agar terlihat berbeda, dalam kampanyenya tak sedikit para Calon Gubernur menjanjikan program unggulan yang anti mainstream. Seperti dilakukan oleh Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Ichsan Yasin Limpo, yang menyatakan akan meluncurkan peraturan ‘bersekolah tanpa wajib menggunakan seragam sekolah’ jika ia terpilih untuk memimpin Sulsel nanti.

Menurut mantan Bupati Gowa ini, penggunaan seragam saat memperoleh pendidikan ia anggap tidak begitu penting. Karena yang mendapatkan ilmu dari pendidikan yang diberikan bukan pada seragam, tapi pada otak para siswa didik. Ia berdalih, dengan menghapus kewajiban berseragam akan lebih meringankan beban para orang tua.

Bahkan jika terpilih nanti, ia pun akan mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait hal ini, agar dapat dijalankan oleh seluruh Walikota dan Bupati di wilayah Sulsel. Soal pendidikan kerap menjadi perhatian khusus bagi para Calon gubernur di berbagai daerah, memberikan pendidikan yang layak juga menjadi perhatian Calon Gubernur kelahiran 9 Maret 1961 silam ini.

Dalam hal subsidi pendidikan, IYL sesumbar akan menggelontorkan anggaran hingga mencapai Rp. 1,5 triliun per tahun untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang merata dan bebas pungutan di wilayah Sulsel.

Program sekolah gratis yang telah ia canangkan saat menjabat Bupati Gowa selama dua periode pun, akan ia jalankan jika terpilih sebagai Gubernur Sulsel nanti. Ia mengatakan sekolah gratis merupakan kebutuhan masyarakat yang paling utama, sehingga ia akan tetap menjalankan itu.

Ichsan Yasin Limpo bersama pasangannya Andi Mudzakkar
Ichsan Yasin Limpo bersama pasangannya Andi Mudzakkar

Ichsan yang merupakan adik kandung dari Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, maju mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur Sulsel melalui jalur independen. Namun keinginan dirinya yang berpasangan dengan Andi Mudzakkar untuk memimpin Sulsel, juga mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat, PPP, Partai Perindo dan Partai Berkarya.

Pengalamannya yang sempat duduk sebagai anggota DPRD Sulsel sejak 1999 hingga 2005, serta pernah memegang kekuasaan sebagai Bupati Gowa selama dua periode sejak 2005 hingga 2015, menjadikannya yakin untuk memimpin Sulsel menggantikan kakaknya untuk melanjutkan dinasti politik keluarga Limpo.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
5