Article

KPU Awasi Netralitas Media Massa

KPU Awasi Netralitas Media Massa February 14, 2018
pilkada 2018

Guna menjaga stabilitas pesta demokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) membentuk Gugus Tugas dengan menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), serta Dewan Pers untuk mengawasi media massa baik cetak, elektronik, maupun lembaga penyiaran lainnya terkait pemberitaan kampanye Pilkada tahun ini.

Dilansir dari laman tempo.co, dijelaskan oleh Komisioner KPU Wahyu Setiawan, hal tersebut sudah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Ini dalam rangka kita menjamin agar kampanye, baik melalui penyiaran maupun pemberitaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Wahyu, Rabu (14/2/2018).

Dinyatakan dalam Peraturan KPU nomor 4 Tahun 2017 Pasal 56, bahwa media massa cetak, media massa elektronik dan lembaga penyiaran yang menyediakan rubrik khusus untuk pemberitaan kegiatan kampanye partai politik atau gabungan partai politik, pasangancalon dan/atau tim kampanye harus berlaku adil dan berimbang.

Baca Juga: Kampanye Dimulai, Ini Aturannya

“Terkait pemberitaan, itu menjadi domain Dewan Pers. Apakah pemberitaan itu sudah berimbang atau tidak berimbang,” tambah Wahyu.

Wahyu juga menegaskan, Gugus Tugas yang dibentuk ini juga akan memberikan sanksi kepada media massa yang tidak adil dalam memberitakan atau menyiarkan kampanye Pilkada. Mekanisme pemberian sanksi tersebut, nantinya akan ditentukan oleh Dewan Pers.

“Tetapi Dewan Pers tidak bergerak sendiri, ini menjadi keputusan Gugus Tugas,” ujarnya.

Dalam memberikan sanksi, KPI atau Dewan Pers akan menyesuaikannya dengan peraturan perundang-udangan tentang penyiaran atau pers.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry