Politician

Prabowo Subianto (5,8)

Prabowo Subianto (5,8) December 11, 2018Leave a comment
Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

5.8

Anti-Corruption

6.0/10

Pro-Environment

5.0/10

Human Rights

3.0/10

Strong Leadership

9.0/10

Breakthrough Policy

6.0/10

Lahir pada tanggal 17 Oktober 1951, Prabowo dikenal sebagai pengusaha, politisi, dan perwira tinggi militer Indonesia. Tahun 1974, beliau sudah menjadi Letnan Dua di Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dan tahun 1995 beliau dilantik sebagai komandan jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal. Tiga tahun berikutnya beliau diangkat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Namun saat Presiden Soeharto mengundurkan diri tahun 1998, posisinya turut terganti. Tahun 2008 dirinya mendirikan Partai Gerindra dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Karirnya sebagai jenderal dan akhirnya sebagai pemimpin partai poilitik membentuk citra pemimpin yang kuat pada seorang Prabowo Subianto.

Namun citra pemimpin yang melekat pada dirinya tidak dapat lepas dari citra negatif isu pelanggaran HAM yang dituduhkan padanya. Pada tahun 1983, Prabowo dipercayai telah melakukan percobaan penculikan sejumlah petinggi militer dan terlibat dalam pembantaian Kraras yang terjadi di Timor Timur. Tahun 1990-an, Prabowo juga tersangkut sejumlah kasus pelanggaran HAM, salah satunya adalah tuduhan menggerakkan pasukan ilegal yang melancarkan aksi teror kepada warga sipil di Timor Timur. Tahun 1997, Prabowo mengakui menculik 9 aktivis pro-Reformasi, dan memerintahkan Tim Mawar (tim kecil kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV, TNI Angkatan Darat) untuk mengeksekusi operasinya. Di tahun yang sama, Prabowo disebut mengajak umat Muslim di Indonesia untuk melawan “pengkhianat bangsa” dan menuduh warga keturunan Tiong Hoa dan beragama Katolik mencoba menjatuhkan Soeharto. Hal ini menurutnya dilakukan sebagai tindakan yang benar menurut era pemerintahan saat itu.

Namun setelah tahun berlalu, citra pemimpin Prabowo tidak pudar karena dirinya dipercayai menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tahun 2004, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (AAPPSI) periode 2008-2013, dan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tahun 2004-2012.

Photo via Nusantara News

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *