Politician

Setya Novanto

Setya Novanto November 25, 2017
setya novanto

Setya Novanto

2

Anti-Corruption

0.0/10

Pro-Environment

1.0/10

Human Rights

2.0/10

Strong Leadership

4.0/10

Breakthrough Policy

3.0/10

Berbagai peristiwa lolosnya Setya Novanto dari jerat KPK, sukses menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Namun dibalik itu semua, siapa yang menyangka jika sosok politisi yang berlatar belakang sebagai pengusaha, serta konon dikabarkan memiliki kekayaan hingga ratusan miliar ini pernah berprofesi sebagai supir pribadi.

Dilansir dari berbagai sumber, Setya Novanto yang lahir di Bandung, 12 November 1955 pernah mengalami kesulitan ekonomi pada saat dirinya masih berstatus mahasiswa. Guna mensisasati kesulitan tersebut, ia pun menjalani pekerjaan sebagai supir pribadi keluarga pemilik rumah kos tempat ia tinggal. Pekerjaan itu ia pilih agar dirinya dapat terbebas dari beban biaya sewa kos pada saat itu.

Tak hanya menjadi supir pribadi keluarga, ia juga menjalani pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga di rumah kos tersebut, berbagai macam pekerjaan yang berhubungan dengan kebersihan rumah kos menjadi tanggung jawabnya.

Segala macam pekerjaan yang ia lakoni semasa berkuliah, membuat jiwa bisnis pun mulai tumbuh dalam dirinya. Setya Novanto dikabarkan juga sempat mencicipi profesi sebagai juragan beras saat masa kuliahnya di Kota Surabaya. Dengan bermodalkan puluhan ribu rupiah, ia memulai kulakan dengan tiga kuintal beras hingga akhirnya mampu menjual hingga dua truk. Dalam menunjang usahanya tersebut, saat itu ia memiliki kios di pasar Keputran Surabaya. Tapi nasib berkata lain, dirinya harus meninggalkan usaha berasnya akibat dari ketidak jujuran rekan bisnis.

Predikat ‘Pria Tampan Surabaya’ juga pernah ia sandang di usia 21 tahun pada 1975 silam. Saat masih menjadi mahasiswa ia sempat berkecimpung di dunia model, hingga membawanya meraih predikat tersebut.

setnov

Berbagai macam profesi yang ia jalani, semakin mengasah kemampuan berbisnisnya, ditambah lagi dengan latar belakang pendidikan akuntansi, Setya Novanto pernah dipercaya untuk menangani penjualan mobil Indonesia bagian timur pada salah satu dealer di Kota Surabaya. Pekerjaan di dealer mobil ini yang membuat kondisi perekonomian Setya Novanto semakin membaik.

Perjalanan hidup yang berliku serta memiliki ambisi yang kuat mampu membuat dirinya menjadi pengusaha sukses yang tangguh, hingga pada 1993 dirinya meraih penghargaan ASEAN Enterprenuer Award. Pengalamannya sebagia pengusaha juga turut membawanya terjun ke dunia politik, sejak tahun 1999 dirinya telah mencicipi jabatan sebagai anggota DPR RI.

Pada tahun 2009 hingga 2014 ia sukses duduk sebagai Ketua Fraksi Golkar DPR RI, kemudian karir politiknya pun membawa dirinya mencicipi ‘empuknya’ kursi Ketua DPR RI periode 2014 – 2019. Tak hanya itu, kursi Ketua Umum Partai Golkar periode 2016 – 2019 juga sempat ia rasakan. Namun kini seluruh kursi itu pun harus rela ia tinggalkan, akibat tersandung kasus korupsi e-KTP yang disinyalir merugikan negara hingga mencapai triliunan rupiah.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1